Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus balik akan jatuh pada Jumat, 30 Juni 2017 atau H+5 lebaran. Prediksi itu merujuk operasional kantor pada Senin, 3 Juli.
"Asumsinya semua kantor baik swasta maupun negeri buka di hari Senin," kata Ketua Posko Mudik Kemenhub Bintang Hidayat.
Bintang menilai mayoritas pemudik bakal memilih tanggal tersebut agar punya waktu sisa di rumah sebelum mulai kembali bekerja. Hal itu didukung dengan panjangnya libur Lebaran tahun ini yang mencapai sepuluh hari.
Ia menyarankan masyarakat tidak memilih waktu yang terlalu mepet dengan hari pertama masuk kerja. Jika nekat pulang di waktu tersebut, Bintang khawatir lalu lintas akan sangat padat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau
trafik yang ringan sebaiknya jangan Jumat," imbuh Direktur Bandara tersebut.
Kemenhub berharap masyarakat memilih waktu sebelum Jumat untuk pulang ke tempat tinggalnya masing-masing. Selain lebih lancar, menghindari perkiraan puncak arus balik pada Jumat nanti juga mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat.
Untuk mengantisipasi arus balik, pemerintah berencana menggunakan kembali jalan darurat.
Jalan darurat dipakai untuk meringankan beban jalur Pantura yang biasa pemudik menuju kampung halamannya. Penggunaan jalur tersebut dipilih untuk mengantisipasi ledakan pemudik darat sekaligus menghindari kemacetan parah 'Brexit' pada puncak mudik tahun lalu.
Melihat hasil yang seperti itu, pemerintah pun berencana mengoperasikan kembali jalur darurat pada arus balik nanti.
"Pasti dipakai lagi," ujar Bintang.
Jika koordinasi dan penanganannya bisa konsisten seperti arus mudik sekarang, ia yakin pada arus balik nanti tak akan ada kejadian luar biasa.